berhamba dengan tulisan

Dengan penulisan yang akan memberikan manfaat positif bagi orang lain yang membacanya, dan sebagai media pengabdian terhadap Tuhan. Dimana semua pekerjaan dan usaha yang dihasilkannya, hanya beharap kepada Ridlo Illahi saja, adalah salahsatu bentuk ubudiyah”, jelas Abangda H. Akhmad Syukran Bestari, SE, MMsi, pemuda tampan kharismatik yang akrab di sapa dengan Bang Arie ini adalah seorang Pimpinan Baitul Amin Media Groups (BAMG), komandan ANSHOR dan FIFAS, sekaligus pengurus Surau Baitul Amin (SBA). Pada acara pembukaan Workshop Jurnalistik di Surau Baitul Amin (SBA), di Sawangan pada hari minggu, 04 Oktober 2009.

Surau, yakni tempat beribadat yang khusus untuk sholat, berdzikir dan i’tikaf (suluk) bagi umat Islam. Surau yang diberi nama Baitulamin ini, terletak di desa Curug, Sawangan, dan berada di bawah kepengurusan Yayasan Prof. Dr. Khadirun Yahya. Selain sebagai tempat untuk beribadah dan berdzikir, surau ini juga sebagai pusat kebudayaan , muamalat ( bermasyarakat / berhubungan ), serta berfungsi untuk pengembangan dakwah Islamiyah. Dengan memiliki lebih dari 650 buah surau yang tersebar di seluruh belahan bumi pertiwi, bahkan sampai ke negeri Jiran dan Amerika ini di pimpin oleh H. Abdul Kholik Fajruani,SH.

Dalam perkembangannya, SBA yang pada awalnya berlokasi di Cilandak, dan baru pada tahun 1989 pindah ke Sawangan, sudah mulai banyak jamaah yang mengunjunginya, hampir dari seluruh pelosok daerah bahkan manca negara.

Karenanya, kebutuhan akses informasi yang sangat tinggi terhadap kegiatan di surau, khususnya di Surau Baitul Amin ini sangat dibutuhkan, atas ide dan prakarsa Bang Arie sebagai Pengurus SBA, di luncurkanlah baitulamin.org dimana untuk memenuhi kebutuhan jamaah terhadap informasi, baik dari daerah ataupun luar negeri. Yang pada awal perjalanannya media ini hanya memberikan informasi tentang jadwal suluk (*) dan agenda kegiatan SBA saja.

PENALTI (Pelatihan Penulisan dan Jurnalis) pada bulan Januari 2008, menginspirasikan para pesertanya untuk menerbitkan Flights, buletin ini dibuat khusus untuk meliput dan menampilkan tulisan tentang kegiatan pelatihan yang ada di Surau Baitul Amin (SBA), dengan tujuan agar para jamaah Tarekat Naqsabandy (TN) di daerah mampu melihat, memahami dan mencontoh kultur di Surau Baitul Amin Sawangan. Buletin Flights ini sengaja penerbitannya digabung dengan Buletin Gema Panca Budi, Medan untuk memudahkan pendistribusiannya ke seluruh surau di dunia.

Kegiatan “Tabligh Akbar” adalah sebuah momentum yang memberi idea dan inspirasi bagi Bang Arie untuk meluncurkan Buletin Mozaik Surau pada April 2008. Hal ini dimaksudkan untuk memberi satu ledakan kecil yang ditujukan kepada masyarakat sekitar surau, agar mereka mengetahui kegiatan-kegiatan di SBA khususnya.

“Mozaik sendiri sebenarnya terbit pertama kalinya, jauh sebelum tabligh akbar  dilaksanakan (November 2008). Media mozaik surau ini adalah sebagai bentuk sosisalisasi supaya masyarakat di area yang lebih besar mengetahui dan mengenal berbagai kegiatan di Surau Baitul Amin (SBA) terlebih dahulu”, sambung Bang Arie sambil melempar senyum kepada peserta workshop Jurnalistik.

Sebagai salah seorang yang paling merasakan manfaat dari terbitnya Buletin Mozaik Surau, beliau merasa banyak hal penting tentang thareqat dan sejarahnya yang didapat, khususnya di edisi beberapa bulan terakhir ini.

“Untuk itu gemarilah membaca dan senangi juga sejarah, karena kita akan menyadari akan kebenaran yang sesungguhnya. Kita pun akan mengetahui banyak hal dengan pasti, dan akan banyak hal yang menakjubkan yang akan kita dapatkan”, ungkap Bang Arie dengan bersemangat.

Beliau menyampaikan, bahwa apapun yang kita kerjakan semata-mata hanya untuk Allah dan YM Guru dalam bentuk apapun itu, lewat media SBA ini pun kita bisa berkarya, karena menurut beliau menulis juga merupakan salah satu jalan kita untuk berdakwah dan juga berubudiyah.

“ Ubudiyah adalah keadaan seorang hamba yang ikhlas dan merasa ridlo terhadap semua yang telah ditetapkan Tuhannya. Dengan pengagungan, pengharapan dan penghambaannya terhadap Tuhan dan tidak kikir jiwanya dalam segala keadaan. Ubudiyah adalah amalan/perbuatan dari orang-orang yang terpilih (mukabidat.tlg dikoreksi.)” tutur Ir. Bambang Mulyantono, yang lebih suka di panggil dengan Bang Bams ini. Beliau ini adalah seorang wartawan senior dari majalah Pouldry, dan dalam kesempatan itu pula pria yang tampak berwibawa dengan kumisnya ini mengajak para peserta untuk (Nandhur kebecikan) menanam kebaikan, dalam ungkapan bahasa jawa yang fasih dan sempat diterjemahkan oleh Bang Rhamon.

“BAMG (Baitul Amin Media Groups) adalah sebuah wadah yang merangkum media-media informasi yang berada di Surau Baitul Amin, Sawangan, dimana keberadaannya dilatar belakangi oleh banyaknya notulensi, fotografi dan dokumentasi yang meliput dari berbagai kegiatan SBA . Dimana hampir setiap bulan pasti ada kegiatan yang diadakan SBA ini. Sedangkan lahan yang masih banyak kesempatan untuk berkarya adalah di bidang dokumentasi, desain grafis dan publikasi “, ungkap bang Bams berwibawa.

Menyambung dari ungkapan bang Bams, bang Rhay menyatakan “Lahan ubudyah yang dapat kita gali dan manfaatkan keberadaannya adalah di bidang jurnalistik, yakni dengan meramaikan penulisan di berbagai media SBA yang ada, dokumentasi tertulis, dokumentasi audio visual dan pengolahan serta pendataan data”.

Berbekal kemauan dan meluangkan sedikit waktu saja, kita akan dapat menulis, dan akan tercipta sebuah artikel penulisan. Menulis akan memberikan sebuah kepuasan bathin dalam menuangkan pikiran-pikiran kita. Tutur bang Irwan  Kelana, salahsatu narasumber dari harian Republika ini dengan antusias. Dalam perjalannya nanti kita akan menemukan bentuk karakter penulisan yang enak untuk dinikmati, tambah bang Irwan dengan senyuman.

Dengan menulis, kita punya andil menorehkan tinta emas di buku sejarah akan keberadaan Surau Baitul Amin, Sawangan yang kita cintai ini, dengan segudang kegiatan, pengetahuan dan sejarahnya.

Kita dapat mendukung Visi misi dari YM Guru Mursyid yakni mewujudkan masyarakat Khalifatul fil ardh (Umat yang utama/unggul) dengan Akhlakul kharimah (Budi pekerti yang luhur) , sehingga akan memberikan Rahmatan lil alamin (Rahmat bagi seluruh umat & alam semesta) sehingga akan menciptakan  Islam yang kaffah (Islam yang sempurna), hanya dengan menorehkan tinta dalam sebuah tulisan yang kita kirimkan ke media SBA yang ada.

Semua ini kita lakukan sebagai tanda bakti kita terhadap YM Guru Mursyid dan pengabdian kita terhadap Allah Swt, Sang Maha Raja dari segala raja yang ada. (anna)

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.