Impian sang jurnalis (titipn Ria Nova Santi)

October 12, 2009

Ketika masih duduk di bangku SMP dan SMA, kita suka sekali menulis, mencurahkan isi hati di buku diary atau membuat puisi-puisi cinta.

Kadangkala kita tidak menyadari bahwa sebenarnya  kemampuan untuk menulis itu sudah ada. Tetapi yang menjadi pertanyaan  adalah : seperti apakah menulis yang baik itu? Bagaimanakah menjadi seorang penulis dan apakah kita punya kemampuan menulis? semua pertanyaan itu tentulah membutuhkan jawaban.

untuk menjawab pertanyaan diatas kita membutuhkan suatu latihan khusus (pelatihan). Tepatnya minggu, 4 oktober 2009 diiringi derai hujan rintik-rintik dan diawali dengan sholat dhuha pukul 07.30 WIB di Masjid SBA (Surau Baitul Amin), kami menuju babak baru dalam menulis.

setelah selesai sholat dhuha, kami memasuki sebuah ruangan yang telah di tata sedemikian rupa. Menurutku  suasananya sangat menyenangkan, masing-masing dari kami asyik bersenda gurau menunggu dimulainya acara pelatihan juranalistik.

Tepat pukul 09.00 WIB acara dimulai, dipandu  oleh Bang Rahman moenggah,SH, LLM atau yang akrab dipanggil bang Rhamon. Acara yang kami tunggu – tunggu pun tiba. Abangda H. Akhmad Sukran Bestari, SE, MMsi atau yang akrab di panggil dengan bang Arie, selaku penerus pengurus SBA, Sawangan – Depok membuka acara pelatihan. Beliau juga (Bang Arie) selaku pemimpin umum Mozaik, Flights dan Baitulamin.Org.

Bang Arie mengatakan bahwa menulis itu asyik, menyenangkann dan mengandung nilai ubudiyah. Ubudiyah itu sendiri adalah ibadah (beribadah) dari sisi bagaimana kita bisa berbuat apa saja hanya mencari Ridlo Allah SWT.

Lalu apa  hubungannya dengan menulis? tentu saja ada, dengan menulis kan  hal – hal yang baik  itu juga ibadah. bahkan ada yang menulis novel tentang kisah-kisah keesaan Allah itu juga Ubudiyah (Ibadah) dan masih banyak yang lainnya.

Disinilah kesempatan untuk berubudiyah terbuka lebar, demikian bang Ari menambahkan. bahwa belajar dan berkarya itu tidak mengenal batasan umur. misalnya Abangda Drs. H. Achmad Mujib atau yang akrab dipanggil bang Mujib adalah salah satu contoh orang yang selalu ingin belajar, meski sudah tua, tetapi semangat untuk belajar masih tinggi, ucap bang Ari kemudian. kami memberikan tepuk tangan yang meraih atas semangat balajar yang tinggi.

selanjutnya bang ari menjelaskan kepada kami asal mula terbentuknya Mozaik, Flights dan Baitul Amin.Org. sembari memberi semangat agar kami terus belajar menulis.

Memang pada awalnya Flights itu disandingkan dengan Buletin Panca Budi, kemudian baru terbentuklah Mozaik yang momentum utamanya adalah tabligh akbar, namun sebenarnya menurut penjelasan bang Ari, Mozaik itu dibuat sebelum tabligh akbar.

Kenapa dan mengapa Mozaik itu dibuat adalah agar Surau Baitul Amin (SBA) dikenal luas, tidak hanya dikenal oleh kalangan sendiri (jamaah), namun dapat pula di kenal oleh masyarakat atau warga sekitar surau. Bahkan target yang hendak dicapai adalah supaya pemerintahan kota Depok bisa tahu. Bahwa Tarekat itu ada, ajarannya ada dan seperti inilah wajah Tarekat Naqsabandiyah itu sebenarnya lanjut bang Ari menambahkan  sembari memperhatikan kami semua bang Ari kembali menegaskan untuk berubudiyah dan berkarya dibidang jurnalistik.jalan masih panjang kesempatan terbentang luas didepan mata. dan sebelum menutup acara bang Ari berpesan:

1. Ceritakanlah hal-hal yang benar kepada orang lain.

2. marilah kita aktif  membaca mozaik  (buletin bulanan Baitul Amin)

3.Tanamkanlah kebaikan dan anda akan memperoleh manfaat.

intinya adalah bang Ari mengajak kita untuk ikut aktif memajukan surau melalui tulisan, karena  menulis itu asyik, menyenangkan dan mengandung nilai ubudiyah yang tinggi, entah itu untuk flights, mozaik dan baitulamin.org.

kesempatan untuk lebih berkembang terbuka luas bagi kita, terutama bagi teman-teman yang hobi dan suka menulis, walaupun hanya sekedar hobi pada awalnya, namun bila ditekuni akan memberikan hasil yang terbaik.

(Ria Nova Santi)

berhamba dengan tulisan

October 11, 2009

Dengan penulisan yang akan memberikan manfaat positif bagi orang lain yang membacanya, dan sebagai media pengabdian terhadap Tuhan. Dimana semua pekerjaan dan usaha yang dihasilkannya, hanya beharap kepada Ridlo Illahi saja, adalah salahsatu bentuk ubudiyah”, jelas Abangda H. Akhmad Syukran Bestari, SE, MMsi, pemuda tampan kharismatik yang akrab di sapa dengan Bang Arie ini adalah seorang Pimpinan Baitul Amin Media Groups (BAMG), komandan ANSHOR dan FIFAS, sekaligus pengurus Surau Baitul Amin (SBA). Pada acara pembukaan Workshop Jurnalistik di Surau Baitul Amin (SBA), di Sawangan pada hari minggu, 04 Oktober 2009.

Surau, yakni tempat beribadat yang khusus untuk sholat, berdzikir dan i’tikaf (suluk) bagi umat Islam. Surau yang diberi nama Baitulamin ini, terletak di desa Curug, Sawangan, dan berada di bawah kepengurusan Yayasan Prof. Dr. Khadirun Yahya. Selain sebagai tempat untuk beribadah dan berdzikir, surau ini juga sebagai pusat kebudayaan , muamalat ( bermasyarakat / berhubungan ), serta berfungsi untuk pengembangan dakwah Islamiyah. Dengan memiliki lebih dari 650 buah surau yang tersebar di seluruh belahan bumi pertiwi, bahkan sampai ke negeri Jiran dan Amerika ini di pimpin oleh H. Abdul Kholik Fajruani,SH.

Dalam perkembangannya, SBA yang pada awalnya berlokasi di Cilandak, dan baru pada tahun 1989 pindah ke Sawangan, sudah mulai banyak jamaah yang mengunjunginya, hampir dari seluruh pelosok daerah bahkan manca negara.

Karenanya, kebutuhan akses informasi yang sangat tinggi terhadap kegiatan di surau, khususnya di Surau Baitul Amin ini sangat dibutuhkan, atas ide dan prakarsa Bang Arie sebagai Pengurus SBA, di luncurkanlah baitulamin.org dimana untuk memenuhi kebutuhan jamaah terhadap informasi, baik dari daerah ataupun luar negeri. Yang pada awal perjalanannya media ini hanya memberikan informasi tentang jadwal suluk (*) dan agenda kegiatan SBA saja.

PENALTI (Pelatihan Penulisan dan Jurnalis) pada bulan Januari 2008, menginspirasikan para pesertanya untuk menerbitkan Flights, buletin ini dibuat khusus untuk meliput dan menampilkan tulisan tentang kegiatan pelatihan yang ada di Surau Baitul Amin (SBA), dengan tujuan agar para jamaah Tarekat Naqsabandy (TN) di daerah mampu melihat, memahami dan mencontoh kultur di Surau Baitul Amin Sawangan. Buletin Flights ini sengaja penerbitannya digabung dengan Buletin Gema Panca Budi, Medan untuk memudahkan pendistribusiannya ke seluruh surau di dunia.

Kegiatan “Tabligh Akbar” adalah sebuah momentum yang memberi idea dan inspirasi bagi Bang Arie untuk meluncurkan Buletin Mozaik Surau pada April 2008. Hal ini dimaksudkan untuk memberi satu ledakan kecil yang ditujukan kepada masyarakat sekitar surau, agar mereka mengetahui kegiatan-kegiatan di SBA khususnya.

“Mozaik sendiri sebenarnya terbit pertama kalinya, jauh sebelum tabligh akbar  dilaksanakan (November 2008). Media mozaik surau ini adalah sebagai bentuk sosisalisasi supaya masyarakat di area yang lebih besar mengetahui dan mengenal berbagai kegiatan di Surau Baitul Amin (SBA) terlebih dahulu”, sambung Bang Arie sambil melempar senyum kepada peserta workshop Jurnalistik.

Sebagai salah seorang yang paling merasakan manfaat dari terbitnya Buletin Mozaik Surau, beliau merasa banyak hal penting tentang thareqat dan sejarahnya yang didapat, khususnya di edisi beberapa bulan terakhir ini.

“Untuk itu gemarilah membaca dan senangi juga sejarah, karena kita akan menyadari akan kebenaran yang sesungguhnya. Kita pun akan mengetahui banyak hal dengan pasti, dan akan banyak hal yang menakjubkan yang akan kita dapatkan”, ungkap Bang Arie dengan bersemangat.

Beliau menyampaikan, bahwa apapun yang kita kerjakan semata-mata hanya untuk Allah dan YM Guru dalam bentuk apapun itu, lewat media SBA ini pun kita bisa berkarya, karena menurut beliau menulis juga merupakan salah satu jalan kita untuk berdakwah dan juga berubudiyah.

“ Ubudiyah adalah keadaan seorang hamba yang ikhlas dan merasa ridlo terhadap semua yang telah ditetapkan Tuhannya. Dengan pengagungan, pengharapan dan penghambaannya terhadap Tuhan dan tidak kikir jiwanya dalam segala keadaan. Ubudiyah adalah amalan/perbuatan dari orang-orang yang terpilih (mukabidat.tlg dikoreksi.)” tutur Ir. Bambang Mulyantono, yang lebih suka di panggil dengan Bang Bams ini. Beliau ini adalah seorang wartawan senior dari majalah Pouldry, dan dalam kesempatan itu pula pria yang tampak berwibawa dengan kumisnya ini mengajak para peserta untuk (Nandhur kebecikan) menanam kebaikan, dalam ungkapan bahasa jawa yang fasih dan sempat diterjemahkan oleh Bang Rhamon.

“BAMG (Baitul Amin Media Groups) adalah sebuah wadah yang merangkum media-media informasi yang berada di Surau Baitul Amin, Sawangan, dimana keberadaannya dilatar belakangi oleh banyaknya notulensi, fotografi dan dokumentasi yang meliput dari berbagai kegiatan SBA . Dimana hampir setiap bulan pasti ada kegiatan yang diadakan SBA ini. Sedangkan lahan yang masih banyak kesempatan untuk berkarya adalah di bidang dokumentasi, desain grafis dan publikasi “, ungkap bang Bams berwibawa.

Menyambung dari ungkapan bang Bams, bang Rhay menyatakan “Lahan ubudyah yang dapat kita gali dan manfaatkan keberadaannya adalah di bidang jurnalistik, yakni dengan meramaikan penulisan di berbagai media SBA yang ada, dokumentasi tertulis, dokumentasi audio visual dan pengolahan serta pendataan data”.

Berbekal kemauan dan meluangkan sedikit waktu saja, kita akan dapat menulis, dan akan tercipta sebuah artikel penulisan. Menulis akan memberikan sebuah kepuasan bathin dalam menuangkan pikiran-pikiran kita. Tutur bang Irwan  Kelana, salahsatu narasumber dari harian Republika ini dengan antusias. Dalam perjalannya nanti kita akan menemukan bentuk karakter penulisan yang enak untuk dinikmati, tambah bang Irwan dengan senyuman.

Dengan menulis, kita punya andil menorehkan tinta emas di buku sejarah akan keberadaan Surau Baitul Amin, Sawangan yang kita cintai ini, dengan segudang kegiatan, pengetahuan dan sejarahnya.

Kita dapat mendukung Visi misi dari YM Guru Mursyid yakni mewujudkan masyarakat Khalifatul fil ardh (Umat yang utama/unggul) dengan Akhlakul kharimah (Budi pekerti yang luhur) , sehingga akan memberikan Rahmatan lil alamin (Rahmat bagi seluruh umat & alam semesta) sehingga akan menciptakan  Islam yang kaffah (Islam yang sempurna), hanya dengan menorehkan tinta dalam sebuah tulisan yang kita kirimkan ke media SBA yang ada.

Semua ini kita lakukan sebagai tanda bakti kita terhadap YM Guru Mursyid dan pengabdian kita terhadap Allah Swt, Sang Maha Raja dari segala raja yang ada. (anna)

JURNALIS PENYAMPAI PESAN (titipn Ratnadewi)

October 10, 2009

Diterbitkannya majalah “mozaik” di Surau Baitul Amin (SBA) adalah semata-mata untuk media komunikasi dan publikasi surau dengan masyarakat sekitar dan Depok umumnya.

Minggu 04 Oktober 2009 bertempat di SBA Sawangan, kota Depok, diadakan pelatihan jurnalistik, yang diikuti oleh berbagai profesi, dari Ansor (anak SBA), ibu rumah tangga, pelajar sampai pengusaha, bertempat di masjid (sarana ibadah SBA I ) mereka mengawali kegitan dengan sholat dhuha berjamaah.

Tepat jam 09.00 WIB, acara dibuka oleh Bang Arie (H. Akhmad Syukron Bestari,SE,MMsi), panggilan akrab pengurus III yayasan  Prof. Dr. Khadirun Yahya, pengamal Tarekat Naqsabandy dan Tasawuf ini. Bang Arie memparkan napak tilas terbitnya majalah Mozaik Baitul Amin dengan berbagai misinya, sebagai bekal referensi bagi peserta pelatihan. hal penting yang harus digaris bawahi bagi seorang jurnalis adalah bagimana kita mampu menyampaikan pesan yang benar-benar  obyektif berdasarkan fakta, bukan dibuat-buat ungkap bang Ari, baik terhadap sesama jamaah, masyarakat sekitar dan orang yang memang membutuhkan lanjut beliau.

dengan berbekal sedikit pengetahuan tentang tulis-menulis, peserta diajarkan untuk menjadi seorang profesional, yaitu seorang wartawan dengan arahan Bp. Irwan Kelana. Beliau adalah wartawan senior republika sebagai narasumber.

dengan dimotori oleh bang Rhamon (Rahman Moenggah) acara membuta kesepakatan bersama. disambut dengan tepuk tangan riuh para peserta tanda setuju mulai hari ini kita berkarya untuk SBA. kita mulai menulis, kita mulai berkreatif untuk mozaik untuk SBA

keliling dunia gratis dengan menulis

October 9, 2009

Hari minggu, 04 Oktober 2009 yang indah memberikan semangat tersendiri bagi para peserta workshop jurnalistik di Surau Baitul Amin(SBA), Sawangan. Dengan diikuti 30 orang peserta dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang pekerjaan.

Sebagai agenda pembuka pelatihan kali ini, dilaksanakanlah sholat dhuha berjamaah yang dilaksanakan di masjid yang memberikan nuansa keteduhan, dan dengan rona keceriaan mereka memasuki ruang pelatihan.

Abangda H. Akhmad Syukron Bestari,SE,MMsi, pemuda tampan kharismatik yang akrab di panggil dengan Bang Arie ini adalah seorang Pimpinan Baitul Amin Media Groups (BAMG), komandan ANSHOR dan FIFAS, sekaligus pengurus SBA, berkenan membuka acara Workshop Jurnalistik. Read the rest of this entry »

tulisan cinta

October 9, 2009

meski malam mulai menuruni pagi, namun tak nampak raut wajah letih para peserta blogest pemula di kantor kampus SBA.

sendau gurau dan suasana riang masih saja menyegarkan di ruangan yang berAC itu, bagi mereka antusiasme belajar dalam usaha untuk menguasai meteri dan tehnologi yang sudah menjadi bagian dari masyarakat sekarang adalah penting.

teriringi harapan supaya tercipta masyarakat penulis-penulis di lingkungan SBA dan ke depan dapat menjadi penulis yang profsional. dimana dengan menulis, semua hal dapat dikembangkan, sebagaimana lagu yang indah dan enak untuk didendangkan.

ladang informasi dan berbagi pengalaman yang dapat menginspirasi orang lain untuk berbuat lebih banyak dan lebih baik lagi, itukah yang dinamakan dengan bagian dari syiar dan dakwah ya..??? Yapp..dengan menulispun kita bisa!

yang pasti keinginan untuk menorehkan sebuah tinta sejarah dalam goresan pena yang masih basah, dalam rangkaian kalimat yang akan memperpanjang tali ukhuwah, adalah salah satu harapan yang ingin aku lakukan.

semoga kehadiran media ini akan memberikan banyak manfaat dan keuntungan yang tidak hanya di sini, didunia tapi juga dapat tersambung setelahnya, amin.

selamat berfantasi dengan pikiran yang akan membuat kita semakin hidup dengan alam yang menginspirasikan banyak hal, salam.

Blogest bareng di SBA

October 9, 2009

Malam sabtu 09 oktober 2009 pukul 21.21 WIB, kami crew BAMG belajar ngeblog bareng di kantor kampus SBA. sangat riuh suasananya, mirip pasar modal yang baru naik harga sahamnya.

Ternyata belajar ngeblog itu sangat menyenangkan sekali, kita dapat menuangkan bakat narsis kita di blog ini…dengan bebas dan tentu tanggung jawab (‘kan udah gede2 gini…:)he.. he..).

ngomong-ngomong tentang nulis, jadi ingat jaman sekolah dulu, dimana aku punya diary yang terkunci rapi setiap pagi, ternyata di malam harinya kita curhatan habis sampai menangis bombay, hik..( memalukan ya, he..he..).

namun tak mungkinlah youw, tulisan seperti itu di pampang di depan umum, seperti mading, so pasti hanya orang-orang yang ber..  dan shoulmate habizlah yang akan kita tunjukkan passwordnya..keren’kan ya..???!  baca aja pake kunci password, seperti diary. :) he..he..

kebayangkan..suatu hari nanti aku pergi ke luar negeri dengan tambatan hati dan ingin berbagi cerita…ehmm.:)he..he…


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.